Jumat, 25 Juni 2010

Cerpen Kimia : Catatan Harian Natrium

AWAL JANUARI 2009

“Apakah itu cinta…apakah itu cinta…yang mampu melengkapi lubang di dalam hati….” Suara lagunya letto yang minggu ini kujadikan nada dering ponselku terus berbunyi, aku menggeliat malas dan mencoba membuka mataku yang terasa sangat berat. Tapi tiba-tiba kantukku mendadak hilang saat kulihat nama khlor kekasihku terpampang di layar ponsel

“Pagi honey…!” terdengar suaranya renyah di seberang sana

“Ada apa sih , pagi-pagi dah ganggu orang tidur ?” jawabku sedikit merajuk

“Lho…kau lupa ya nat,kita kan pagi-pagi mau jalan-jalan”

“Jalan-jalan kemana?”

“Ya biasa…pagi ini kita kedapur ibu-ibu untuk melejatkan masakan mereka, siangnya kita ke demo masak rudy choerudin”

“Kemakanan mulu, aku bosan nih, gak ikut ah”

“Lho kok gitu,terus gimana kalau anak -anak manusia itu gondokan semua? kan kita juga yang repot. Lagian kita kan pasangan yang paling serasi sekampung SPU nat, masa kita jalannya masing-masing, gak seru ah”

“Baiklah…baiklah Mr chlor”

Kututup telponku, kupandangi kamar minyak tanahku, “ahh…” aku berteriak . Sudah sejak lama aku jadian sama khlor,dia unsure yang paling ganteng yang pernah kulihat di kampung kami sistem periodik unsur di gang 3 blok V11 A dengan nomer rumahnya 17, bahkan kami mendapat peredikat pasangan paling serasi tahun ini.

Awalnya kami ketemu di lautan luas. Waktu itu dia senang sekali mentap senja. Dan jadilah kami pasangan yang serasi. Kami sering jalan berdua ke dapur-dapur penduduk atau ke pabrik-pabrik industri. Kami juga kadang mengenang perjumpaan kami di lautan lepas, ahh…indahnya. Tapi ada satu yang membuat hati ini kadang terbakar cemburu , ada kabar burung kalau dia selingkuh dengan molekul air. Bahkan menurut kabar terakhir yang aku dengar mereka telah menikah dan mempunyai anak yang bernama HCl, aku ingin melabrak air kalau perlu membunuhnya tapi aku tidak punya bukti makanya kalau aku dekat dengan dia aku langsung marah apalagi si oksigen yang masih sodara si molekul air suka mengompori aku,membuat kemarahanku langsung naik beberapa derajat.

AKHIR JANUARI 2009

Mataku sudah sembab tapi airmataku masih terus saja mengalir, hatiku sakit…sakit luar biasa, khlor kekasihku ternyata benar-benar menghianati cintaku, dia ternyata sudah menikah dengan molekul air dan mempunyai anak HCl dan ternyata selama ini juga dia punya affair dengan saudara-saudaraku seperti kalsium (CaCl2 ) , kalium (KCl) , barium (BaCl2) mereka itu berbohong di belakangku

Dasar mata keranjang!!!!

Aku ingat waktu itu, dia kekasihku khlor (apa masih pantas aku memanggilnya kekasih?) mengakui semua perbuatanya setelah tahu aku pernah memergokinya waktu dia di sebuah laboratorium jalan bersama. Dengan bantuan kelalaian manusia aku hampiri molekul air, aku marah padanya karena dia telah merebut khlor dariku. Aku berkelahi dengannya dan hasil perkelahian itu terjadilah kebakaran di tambah adanya oksigen yang terus memanasiku maka kemarahnku makin menjadi dan habislah laboratorium itu terbakar oleh kemarahanku

Aku pergi pada khlor dengan penuh kemarahan mempertanyakan alasannya kenapa dia selingkuh di belakangku

“Apa aku kurang sempurna di matamu khlor, sampai-sampai kau tega melakukan ini semua, awalnya aku kira ini hanyalah gosip para manusia lab itu tapi ternyata kau…kau memang benar-benar menghianatiku” semprotku sambil menangis.

“Semua ini kulakukan karena aku sayang kamu nat,” jawabnya.

“Apa kamu bilang? sayang aku? kamu selingkuh dan menikah dengannya karena sayang aku?”

“Iya nat, kau itu begitu sempurna di mataku, kau mempunyai sifat-sifat yang khas makanya aku tidak menikahimu karena aku takut nanti kau mengandung sehingga merusak kecantikanmu.Aku menikahi molekul air dan mempunyai anak Hcl itu tidak lain dengan satu tujuan .Kau tahu…kata para manusia lab itu kecantikanmu mempunyai warna khas beda dari unsur-unsur yang lain akan bisa terlihat oleh semua orang, asalkan ada senyawa lain yang bisa membantumu dan senyawa yang bias membantumu itu tidak lain adalah HCl anakku, si Hcl kecil akan membantumu melakukan uji nyala maka warna cantikmu itu dapat terlihat , apa kau tidak senang ? terlihat cantik dan di puja banyak orang” katanya panjang lebar smbil tersenyum

Untuk beberapa saat aku terdiam betapa baiknya dia, betapa dalam cintanya tapi jauh di lubuk hatiku aku masih merasa sakit padanya dan diam-diam aku bersumpah aku tidak akan memaafkan molekul air dan oksigen seumur hidupku,itu sumpahku..!

PERTENGAHAN PEBRUARI 2009

Sejak tahu kekasihku khlor selingkuh di belakangku, akupun mulai main mata dengan nitrat (NaNO 3), dengan karbonat (NaCO3) , dengan adiknya khlor , bromine (NaBr) dan banyak yang lainnya. Kadang akupun suka jalan sendirian tanpa di temani kekasih-kekasihku , aku bersama adikku kalium kadang membantu manusia . Ion-ion ku ikut memelihara keseimbangan osmosis dan pH darah dalam tubuh manusia.

AKHIR PEBRUARI 2009

Di akhir pebruari ini aku melakukan uji nyala.Awalnya aku tidak mau tapi karena desakan Chlor kekasihku yang katanya sayang ma aku, aku pun akhirnya mau melakukannya. Kalau manusia mungkin uji nyala itu analoginya semacam oprasi plastik kali.Waktu di uji nyala dengan bantuan HCl anak dari kekasihku khlor ternyata aku menghasilkan warna kuning. Aku jadi bertanya-tanya kenapa aku bisa berwarna dan kenapa warnaku yang nampak hanya kuning padahal warna itu kan banyak .Eh setelah kutanyakan pada manusia lab ternyata ketika di panaskan elektron dalam diri aku mengalami eksitasi.Saat elektron kembali kekedudukan semula akan melepaskan energi berupa energi cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Jika panjang gelombang berada dalam daerah sinar tampak maka terlihat nyala yang berwarna tertentu.Dan kebetulan yang terjadi padaku panjang gelombang yang berada dalam daerah nampaknya warna kuning.itulah sebabnya aku berwarna kuning padahal warnaku banyak sekali.

Grammar, Pentingkah di Amerika?

Kesalahan grammar yang saya temui di Amerika yang merupakan salah satu Negara berbahasa Inggris terbesar dan paling berpengaruh kadang membuat saya bertanya-tanya: pentingkah grammar itu? Saya jadi mengenang guru dan dosen saya dulu. Tiga tahun di SMP, Bruder Benny, Bruder Yohanes, dan Pak Muji adalah guru-guru saya. Orang-orang baik hati yang mengajar saya bahasa Inggris dengan banyak penekanan pada Grammar. Tiga tahun di SMA, Pak Harsono, Bu Emma, Pak Kartika, mereka adalah orang-orang luar biasa, yang mengajarkan grammar bahasa Inggris kepada saya. Lalu di universitas, saya belajar grammar selama 7 semester bersama Romo Broto Sudarmo, Bu Joeli, dan Bu Lanny. Dulu, grammar sangat penting dalam pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia. Mungkin sekarangpun masih juga.

Apakah saya menyalahkan sistem pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia? Apakah saya menyalahkan guru dan dosen saya? Saya kira tidak. Saya justru berterima kasih karena telah diajar yang benar, sehingga tahu yang salah. Juga jangan dikira bahwa nilai grammar saya bagus. Setelah belajar grammar selama 9 ½ tahun, oh sebenarnya 10 tahun karena Structure VII, mata kuliah grammar tertinggi di kuliah dulu, saya dapat D jadi saya ulang dan tetap nilainya D dan menghiasi transkrip S1 saya.

Sebenarnya, apa sih grammar itu? Ada banyak definisi dari grammar. Di sini saya mendefinisikan grammar sebagai aturan structural pembentukan kalimat, frasa, dan kalimat dari sebuah bahasa. Definisi inilah yang biasa dipakai dalam pengajaran bahasa.

Saya menemukan dua contoh yang sangat menyolok tentang kesalahan pemakaian bahasa waktu saya jalan-jalan di sekitar Chicago. Yang pertama adalah: “Mens” dan “Womens”. Dua buah tanda di depan toilet di sebuah universitas yang cukup menyolok. Saya mengingat guru-guru saya SMP dulu waktu mengajarkan kata benda jamak ada yang regular dan ada yang irregular. Yang Regular ditambah “s” sedangkan yang irregular harus dihafalkan karena bentuknya tidak beraturan.

“MAN” adalah kata benda tunggal yang tidak beraturan, kata jamaknya adalah “MEN” bukan “MENS” demikian pula “WOMAN” jamaknya menjadi “WOMEN” saja bukan “WOMENS”. Saya kira anak SD di Indonesia sekarangpun tahu tapi ini terjadi di Amerika.

Ini hanyalah salah satu contoh pemakaian. Di tempat-tempat umum, kalau saya menguping orang berbicara ada banyak yang grammarnya ‘berbeda’ dengan apa yang diajarkan guru dan dosen saya dulu.

Ada banyak gap yang menganga antara apa yang dipelajari di sekolah dan kenyataan. Ini terjadi hampir di semua mata pelajaran yang dipelajari. Sekolah ketika menyusun kurikulum dan juga guru waktu mengajar hendaknya sadar tentang adanya gap ini.

Dalam hal bahasa mengapa ada gap antara pengajaran bahasa dan realitas bahasa. Saya kira ini terjadi karena perbedaan cara pandang. Guru memandang bahasa sebagai sebuah struktur yang preskriptif. Sehingga yang diajarkan adalah “apa yang seharusnya” yang berupa peraturan-peraturan.

Sedangkan kenyataannya, bahasa adalah deskriptif, seperti pendapat para linguist. Bahasa bukan “apa yang seharusnya” tetapi bahasa adalah “apa yang benar-benar terjadi”.

Jadi akan lebih bermaat kalau kita belajar bahasa dengan pendekatan descriptif, bahasa yang diajarkan adalah yang benar-benar dipakai oleh sebuah masyarakat. Saya kadang masih terkaget-kaget dengan jawaban yang tidak sesuai dengan yang saya pelajari di sekolah dulu.

Kalau meminta ijin misalnya, diajarkan kalau kita harus sopan jadi kalimat berbentuk pertanyaan memakai: “can I …”; “may I …?”; “could I …” atau yang lainnya. Dan jawabannya biasanya: “Yes you can …” atau “No you can’t …”

Suatu hari saya ingin memotret sebuah papan pengumuman di sebuah stasium kecil di daerah utara Chicago. Saya meminta ijin kepada penjaga stasiun itu.

“Could I take a picture of that notice?” kata saya.

“I don’t care.” Jawab penjaga stasiun yang diterjemahkan oleh otak saya menjadi “Emang gue pikirin” dan otak saya menerjemahkan lebih lanjut ke dalam bahasa Jawa “Luweh…”. Saya terkejut. Nampaknya penjaga stasiun itu melihat keterkejutan saya. Lalu dia menambahkan:

“… as long as you’re happy.”

Dan hari itu saya mendapat jawaban “I don’t care.” dua kali. Sorenya saya ke perpustakaan dan mengembalikan satu buku yang saya pinjam. Saya dianggap terlambat 1 bulan. Denda satu hari adalah $ 6, jadi 6 x 30 adalah $ 180. Lhadalah … satu buku dendanya 1,8 juta, di Indonesia saya belum pernah menghabiskan sebanyak itu untuk belanja satu buku. Saya tanya kenapa, dia menjelaskan.

“Mahasiswa S1 peminjaman paling lama 1 bulan, S2 paling lama 3 bulan, dan S3 adalah 4 bulan.”

“Saya mahasiswa doctoral.” Jelas saya.

“I don’t care. The computer says 3 months.” Jawab dia.

“Lhadalah …” saya terkejut lagi. Melihat keterkejutan saya dia berkata:

“This time you’re good, but next time I’ll fine you.”

Jadi pembelajaran prescriptive grammar (apa yang seharusnya) dan descriptive grammar (apa yang benar-benar terjadi) memang perlu seimbang di sekolah.


(http://sosbud.kompasiana.com/2010/02/28/grammar-pentingkah-di-amerika)

Perbedaan Shall dan Will,Could,Can,Would

gw juga belum ngerti apa yang menjadikan kedua kata ini beda penggunaan kalimatnya. dari beberapa artikel yang gw kumpulin adalah sebagai berikut :

1) shall = should.
Misal, kalo gw bilang:
I will go to school tomorrow, artinya yah gw emang mau pergi ke skola bsok
tapi kalo, I shall go to school tomorrow, artinya saya "sebaiknya" pergi ke sekolah besok... (mungkin karena uda kelamaan bolos ampe diancem ga naek kelas =D )

2) Will dan Shall digunakan untuk British English, Shall digunakan untuk subject I & We, sedangkan Will digunakan untuk subject He, She, They, It, dan Singular noun (kata benda tunggal). 2. Sedangkan American English semua Subjectnya (I, You, We, They, He, She, It) hanya menggunakan Will

3) Would, should, dan could adalah sama-sama bentuk lampau. Sama-sama untuk permohonan, atau definitifnya adalah "asking someone politely".

'Would' bentuk lampau dari 'Will'. 'Would' biasa digunakan untuk melakukan permohonan secara halus, "Would you like to come to my house?". Pada contoh yang lebih sopan dapat menggunakan, "Would you mind coming to my house?"

'Should' adalah bentuk lampau dari 'Shall', namun dengan penggunaan berbeda. Maknanya adalah SEHARUSNYA. 'Shall' beda penggunaan dengan 'should'. "Shall we start now?", menjadi kalimat contoh yang BUKAN menyatakan pertanyaan, tetapi lebih cenderung perintah untuk BISAKAH kita mulai sekarang (!), ingat bukan (?). Penggunaan 'Shall' selalu identik untuk digunakan bersamaan dengan 'We', ya.. memang aturannya 'Shall' hanya dipakai untuk 'We' saja, bukan 'You', dan sebagainya.

Untuk 'You' dengan konteks kalimat yang sama, 'Shall' dapat digantikan dengan 'Would', 'Will', dan 'Can', sehingga dapat menjadi "Would you start now?". Sekali lagi, meski diakhiri tanda tanya, bukan berarti pertanyaan.

4) misalkan
  1. Shall we start now?.
  2. Will we start now?.

Beda dari keduanya adalah, bahwa penggunaan lebih halus (sopan). Penggunaan will seperti di atas, hanya umum digunakan untuk pembicaraan antar teman saja.

Tips biar barang tidak berkarat

Beberapa cara untuk menanggulangi besi atau logam lain agar tahan dari proses perkaratan :

1. Melapisi besi atau logam lainnya dengan cat khusus besi yang banyak dijual di toko-toko bahan bangunan.

2. Membuat logam dengan campuran yang serba sama atau homogen ketika pembuatan atau produksi besi atau logam lainnya di pabrik.

3. Pada permukaan logam diberi oli atau vaselin

4. Menghubungkan dengan logam aktif seperti magnesium / Mg melaui kawat agar yang berkarat adalah magnesiumnya. Hal ini banyak dilakukan untuk mencegah berkarat pada tiang listrik besi atau baja. Mg ditanam tidak jauh dari tiang listrik.

5. Melakukan proses galvanisasi dengan cara melapisi logam besi dengan seng tipis atau timah yang terletak di sebelah kiri deret volta.

6. Melakukan proses elektro kimia dengan jalan memberi lapisan timah seperti yang biasa dilakukan pada kaleng.


sumber (http://organisasi.org/tips_dan_cara_mencegah_dan_mengatasi_besi_berkarat_karat_korosi_tips_umum_sains_kimia)

Backpackeran ke JOGJA

Bagi anda yang ingin Backpackeran ke Jogja, Saya punya beberapa tips nich, mudah-mudahan bisa membantu.

1) Penginapan Murah
banyak sekali penginapan murah yang berada di sekitar jalan malioboro, anda bisa menuju ke jalan Sosrowijayan ataupun jalan Dagen. Jalan Sosrowijayan dapat ditempuh dengan berjalan 300 meter dari stasiun Tugu Jogjakarta sedangkan jalan dagen lokasinya tepat di depan plaza malioboro. di kedua tempat itu banyak sekali menyediakan hotel-hotel murah (100 - 200 ribu), kalo mau lebih murah lagi tidur di stasiun tugu saja, hanya dengan membayar uang peron sebesar Rp 2500,- maka anda sudah dapat tidur di bangku-bangku stasiun (backpackeran juga banyak yang tidur di stasiun tugu).

2) Makanan
Jika anda tidak mempunyai cukup banyak uang, jangan sekali-sekali memesan makanan di daerah jalan malioboro, makanan dan jajanan di sekitar jalan malioboro memang cukup mahal. untuk membeli makanan yang murah maka anda dapat menemui jajanan murah yang berada di jalan pasar kembang (Sarkem) tepatnya di depan stasiun tugu disana terdapat warung kecil yang menjual Hidangan Istimewa Kampung (Nasi kucing, kopi joss).

3)Jangan Mau jika ditawari becak walau dengan harga murah
memang tukang becak akan menawarkan dengan harga murah untuk berkeliling tetapi ketika kita di antar ke pabrik dagadu ataupun pabrik bakpia maka kita dipaksa sama tukang becaknya untuk membeli salah satu produk dari pabrik dengan harga di atas harga asli, karena uang lebih yang diterima oleh pabrik produk tersebut diberikan kepada tukang becak sebagai komisi.

mudah-mudahan postingan saya ini bermanfaat..

Gerhana Venus

Ini sebuah video yang mengabadikan bagaimana gerhana venus terjadi :

Anda ingin sejenak melihat klik saja video gerhana venus